Senin, 24 Januari 2011

Tips hemat listrik

Isu menyebutkan bahwa direncanakan akan ada kenaikan tarif dasar listrik sebesar 15% dari pemerintah Indonesia  pada tahun 2011 (semoga tidak jadi hehee), bila terjadi maka akan mempengaruhi besarnya pengeluaran bulanan rutin kita. Nah biar kita tidak menjadi korban kenaikan tarif dasar listrik, alangkah baiknya mencegah daripada membayar lebih dari budget bulanan kita. Berikut saya sampaikan tips hemat listrik yang semoga bisa membantu anda dalam program penghematan listrik dengan penggunaan yang efisien:
  1. Matikan listrik yang tidak dibutuhkan penggunaannya. Misalnya: matikan lampu disiang hari, matikan lampu ketika anda sedang tidur (bagi yang tidak bisa tidur di kegelapan, mungkin bisa menggunakan lampu mini hemat energi yang agak redup yang sekarang banyak sekali macamnya)
  2. Gunakan lampu hemat energi, contoh: Philips. Meski harga relatif mahal tapi dilihat dari sisi kualitas, keawetan, tingkat terang dan daya hemat energi  lampu Philips adalah pilihan terbaik.
  3. Matikan barang elektronik yang sedang tidak digunakan. Misalnya: Mematikan obat nyamuk elektrik ketika sudah pagi, mencabut steker charger apa saja yang sudah tidak digunakan lagi (charger hp, batere dsb)
  4. Memilih barang elektronik yang hemat energi. Jadi sebelum memutuskan untuk membeli barang elektronok, lihatlah keterangan daya listrik yang digunakan, biasanya terdapat pada brosur produk atau tertulis di sisi pinggir/ bawah produk tersebut.
  5. Menggunakan setrika listrik sekali waktu, bukan cabut pasang cabut pasang, dalam satu waktu, karena hal ini akan  membuat boros daya, kenapa? karena, hal tersebut akan mengakibatkan lonjakan daya listrik, daya akan bertambah pada saat pengangkatan penggunaan listrik apalagi untuk setrika yang Watt nya sangat tinggi (sekitar 300 watt). Begitu juga penggunaan sanyo dan barang elektronik yang memakan daya banyak. Dan bila tidak mendesak, gunakan barang barang tersebut di siang hari saja karena hal ini juga berpengaruh terhadap kenaikan tagihan listrik
  6. Sebaiknya gunakan gas elpiji untuk memasak. Misalnya: Untuk menanak nasi gunakan cara manual bukan cara modern yaitu rice cooker, karen ternyata daya yang dipakai rice cooker sangat tinggi.
  7. Dan yang paling penting adalah pemilihan daya kapasitas listrik untuk rumah tangga, pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan rumah tangga anda. Saya sarankan, apabila anda tidak memiliki bisnis yang berkaitan dengan kebutuhan listrik dan listrik hanya anda pakai untuk mesin cuci, sanyo, rice coocer, kipas angin dan lain sebagainya, maka saya sarankan memilih daya 900kwh. Mengapa? Karena dengan penggunaan daya ini anda mendapatkan subsidi dari pemerintah yang otomatis harga per kwh masih tergolong murah. Jangan memilih daya 1300kwh untuk keluarga kecil karena harga per kwh nya adalah 2 kali lipat dari kapasitas 900kwh.
Mungkin tips saya terlalu ketat, maklum karena semua adalah pengalaman pribadi, jadi bila ada sahabat yang ingin berhemat listrik, silahkan mencoba tips dari saya, dan semoga bisa bermanfaat bagi para sahabat. :D

0 komentar: